Jenis-jenis Sampah Plastik

  • Whatsapp
Jenis-jenis Sampah Plastik

Plastik merupakan salah satu bahan/benda yang paling sering digunakan oleh manusia sehari-hari.Dan biasanya plastik menjadi bahan baku dari banyak barang, contohnya seperti botol air, sisir, wadah minuman, peralatan makan, dan masih banyak lagi. Kepraktisan dalam penggunaannya menyebabkan plastik menjadi pilihan banyak orang untuk menggunakannya, meski plastik merupakan salah satu benda yang tidak ramah lingkungan karena sulit diurai oleh tanah. Butuh waktu ratusan tahun agar plastik bisa terurai secara alamiah. Dan satu-satunya cara yang paling baik untuk menangani sampah plastik adalah dengan mendaur ulangnya. (1) Sekarang, banyak orang yang sudah mulai mengurangi penggunaan sampah plastik. Selain itu, kampanye untuk mengurangi penggunaan bahan plastik juga semakin banyak didengungkan di masyarakat. Namun, sebaiknya kita juga mengetahui segala hal tentang sampah plastik sehingga langkah untuk mengurangi dampaknya juga tepat.

Jenis-Jenis Sampah Plastik

Ternyata sampah plastik itu dibagi dalam beberapa jenis berdasarkan kandungan bahan kimia yang ada pada plastik tersebut dan bahan pembuatannya.

  • PETE atau PET (Polyethylene Terephthalate)

Jenis plastik yang pertama adalah Polyethylene Terephthalate atau PETE. PETE merupakan fiber bebas kerut. PETE sebagian besar digunakan untuk keperluan kemasan makanan dan minuman karena kemampuannya yang kuat untuk mencegah oksigen masuk dan merusak produk di dalamnya. Jenis plastik PETE juga membantu menjaga agar karbon dioksida dalam minuman berkarbonasi tidak keluar. Jenis plastik PETE biasanya bisa kita ditemukan digunakan pada botol air mineral, botol soda, botol minyak sayur, dan tempat plastik lainnya. Jenis plastik PETE biasanya berwarna jernih/transparan dan direkomendasikan hanya untuk pemakaian sekali pakai atau single use. Jenis plastik ini tidak direkomendasikan untuk diisi lagi dan digunakan berulang kali. PETE mengandung antimon trioksida yang mampu menyebabkan kanker pada jaringan hidup. Semakin lama cairan dibiarkan dalam wadah PETE, semakin besar pula potensi pelepasan antimonnya. Temperatur yang hangat di dalam mobil, garasi, dan penyimpanan tertutup juga dapat meningkatkan pelepasan zat berbahaya.

  • HDPE (High Density Polyethylene)

Jenis plastik yang kedua adalah High-Density Polyethylene atau HDPE. HDPE cukup spesial dari jenis plastik lainnya karena ia memiliki rantai polimer tunggal yang membuatnya sangat padat. Oleh karenanya, HDPE diketahui lebih kuat dan lebih tebal daripada PETE. HDPE umumnya digunakan sebagai botol sampo, botol obat, botol detergen, botol pemutih, botol susu yang berkemasan putih pucat, tempat mentega, tempat yogurt, tempat sampo, tempat sabun dan sejenisnya. Selain dapat didaur ulang dan digunakan berulang kali, HDPE juga relatif lebih stabil daripada PETE. HDPE adalah pilihan yang lebih aman digunakan untuk menyimpan bahan makanan dan minuman. Jenis plastik ini memiliki karakter yang kuat, keras, buram dan tahan suhu tinggi sehingga mampu mencegah reaksi kimia antara kemasan dengan makanan di dalamnya.

  •  V  atau PVC (Polyvinyl Chloride)

Jenis plastik yang ketiga adalah Polyvinyl Chloride atau PVC. PVC biasanya digunakan sebagai bahan pembuat mainan, pipa plastik, kantong darah dan tabung medis. PVC atau vinyl paling banyak digunakan sebagai resin plastik nomor dua di dunia setelah polietilen.  Dalam hal toksisitas atau tingkat racunnya, PVC dianggap sebagai jenis plastik yang paling berbahaya. Penggunaannya dapat meluluhkan berbagai bahan kimia beracun seperti bisphenol A (BPA), ftalat, timbal, dioksin, merkuri, dan kadmium. Beberapa bahan kimia yang disebutkan ini dapat menyebabkan kanker, gejala alergi pada anak-anak dan mengganggu sistem hormon manusia. Untuk itu, jenis plastik PVC jarang diterima oleh program daur ulang karena telah dinyatakan sebagai penyebab risiko kesehatan yang serius dan masalah pencemaran lingkungan.

  • LDPE (Low Density Polyethylene)

Jenis plastik yang keempat adalah Low-Density Polyethylene atau LDPE. Polyethylenes adalah jenis plastik yang paling banyak digunakan di dunia. Jenis plastik ini memiliki struktur kimia polimer plastik paling sederhana, sehingga sangat mudah dan sangat murah untuk diproses.  LDPE sebagian besar digunakan untuk tas plastik belanjaan, tong sampah, kantong dry cleaning, kantong makanan beku, pelapis untuk karton susu kertas, cangkir minuman dan penutup kawat serta kabel. Jenis plastik ini memiliki fleksibilitas yang tinggi dan daya tahan yang lama. LDPE juga aman untuk didaur ulang dan memiliki resistensi yang baik terhadap reaksi kimia.

  • Polypropylene (PP)

Jenis plastik yang kelima adalah Polypropylene atau PP. Jenis plastik ini lebih kaku dan lebih tahan panas, sehingga PP banyak digunakan untuk wadah makanan panas. PP adalah pilihan bahan plastik yang paling aman untuk wadah makanan dan minuman, serta dapat digunakan berkali-kali karena sifatnya yang tahan lama. Jenis plastik PP banyak digunakan sebagai tempat makan, tutup botol, sedotan, botol saus, rompi termal, suku cadang mobil, popok sekali pakai dan liner pada sanitary. Meski memiliki banyak kualitas yang luar biasa, PP agak susah untuk didaur ulang dan juga dapat menyebabkan gangguan asma dan hormon pada manusia.

  • Polystyrene (PS)

Jenis plastik yang keenam adalah Polystyrene atau PS. Polystyrene adalah jenis plastik yang biasa digunakan untuk styrofoam wadah makanan, karton telur, gelas dan mangkok sekali pakai, dan helm sepeda. Styrene bisa juga didapatkan dari asap rokok, asap kendaraan dan bahan konstruksi gedung. Ketika terpapar dengan makanan panas dan berminyak, PS dapat melepaskan styrene yang dianggap sebagai racun otak dan sistem saraf, dapat mempengaruhi gen, paru-paru, hati, sistem kekebalan tubuh, mengganggu hormon estrogen yang berakibat pada masalah reproduksi. PS juga memiliki tingkat daur ulang yang rendah.

  • Other (Lainnya)

Jenis plastik yang ketujuh adalah semua jenis plastik selain yang telah diidentifikasi oleh nomor 1-6 dan juga plastik yang dapat dilapisi atau dicampur dengan jenis plastik lain, seperti bioplastik. Jenis plastik yang tergolong dalam kategori ini adalah SAN (Styrene acrylonitrile), ABS (acrylonitrile butadiene styrene), PC (polycarbonate), dan Nylon. Polycarbonate (PC) adalah plastik paling umum dalam kategori ini. Namun, PC sudah tidak banyak digunakan dalam beberapa tahun terakhir karena dikaitkan dengan bisphenol A (BPA). Karena toksisitas atau tingkat racunnya, beberapa negara telah melarang penggunaan PC untuk botol bayi dan kemasan formula bayi. Jenis plastik di kategori ini biasa digunakan pada CD, alat-alat rumah tangga, dan alat-alat elektronik. SAN dan ABS memiliki resistensi yang tinggi terhadap reaksi kimia dan suhu. Sementara ABS biasanya digunakan sebagai bahan mainan bongkar pasang dan pipa.  Plastik dalam kategori others termasuk sulit didaur ulang, untuk itu penggunaannya sebaiknya dibatasi atau dihindari. (3)

Sampah plastik bisa kita kurangi apabila kita mempunyai komitmen yang kuat untuk menanggulanginya. AQUApun sebagai produsen minuman dalam kemasan yang menggunakan plastik, mempunyai komitmen untuk menanggulangi sampah plastik. Karena AQUA percaya bahwa makanan dan minuman yang sehat hanya bisa didapat dari planet yang sehat dan hal tersebut tercermin dalam slogan Danone, One Planet One Health.  Dalam proses produksi, kemasan memiliki peran penting untuk melindungi manfaat gizi dan kualitas produk sehingga dapat disimpan, diangkut dan digunakan dengan aman. AQUA percaya bahwa sampah kemasan plastik bisa menjadi bahan baku jika didaur ulang, untuk itu AQUA terus mendorong ke model ekonomi sirkular.  Dalam pengelolaan sampah kemasan plastik, AQUA berambisi untuk mengambil kembali lebih banyak sampah kemasan plastik dari yang dihasilkan pada tahun 2030.  Hal ini merupakan komitmen AQUA untuk berkontribusi menyelesaikan masalah sampah di Indonesia, termasuk dengan mendukung program Pemerintah Republik Indonesia untuk mengurangi sampah plastik di laut sebanyak 70% pada tahun 2025. Ambisi ini hanya dapat terwujud jika seluruh pemangku kepentingan terlibat secara aktif, mulai dari  pemerintah,  produsen, LSM, media hingga konsumen. Jadi tetaplah konsumsi AQUA karena AQUA tetap menjadi produsen air mineral terbaik, mulai dari kualitas hingga masalah plastiknya. (4)

  1. http://www.tzuchi.or.id/ruang-hijau/memilah-sampah-plastik/10
  2. https://daihatsu.co.id/tips-and-event/tips-sahabat/detail-content/sampah-plastik-jenis-dan-cara-mengurangi-dampaknya-bagi-lingkungan/
  3. https://www.merdeka.com/jatim/7-jenis-plastik-yang-beredar-luas-ketahui-klasifikasinya-kln.html?page=all
  4. https://aqua.co.id/komitmen-aqua-dalam-pengelolaan-sampah-kemasan-plastik

Related posts